Beranda » ANTV » Nikmati Waktu Santai Sambil Nonton TV Memang Asyik, Tapi Beresiko

Nikmati Waktu Santai Sambil Nonton TV Memang Asyik, Tapi Beresiko

Dilihat 347x | Tags ANTV,

Nikmati Waktu Santai Sambil Nonton TV Memang Asyik, Tapi Beresiko Agustus 2017

Duduk di sofa empuk, satu tangan memegang remote control, & tangan satunya lagi menyuap cemilan ke mulut sembari menikmati tontonan idola di tv memang lah ketika kalem tidak ada bandingannya. Soal streaming tv lokal tontonan sendiri, tergantung selera. Ada orang yg menyukai menyaksikan program komedi, ada yg menyukai film laga, atau kabar, atau program berkenaan travel & selebritas di tv. Minat melihat Televisi, apabila dipandang yang merupakan kegiatan pereda stres, dapat dikatakan yang merupakan gerakan yg baik.

Tetapi, jikalau minat Kamu melihat Televisi telah hingga jenis berlebihan, sebaiknya Kamu berhati-hati & mulailah mengurangi. Sekian Banyak ketika dulu, ada satu buah studi di Amerika Serikat yg menyebutkan bahwa terlampaui tidak sedikit menyaksikan Televisi, nyatanya jadi salah satu pemicu mutlak kematian penduduk AS.

Jumlahnya 92% orang Amerika mempunyai Televisi di hunian mereka, menurut berita yg jadi latar belakang studi. Sedangkan 80% orang dewasa di AS melihat Televisi tatkala seputar tiga setengah jam per hri atau lebih dari setengah dari kala luang mereka.

"Kita tahu bahwa melihat tv ialah tabiat paling umum dalam menghabiskan dikala luang. Kami memanfaatkan itu juga sebagai indikator kegiatan fisik dengan cara total," terang penulis studi Sarah Keadle, dari US National Cancer Institute.

Dalam studi tersebut, para ilmuwan antv online meneliti lebih dari 221.000 orang berumur 50-71, yg tak mempunyai penyakit akut selagi nyaris 15 th. Para relawan dimonitor hingga wafat dunia atau hingga Desember 2011. Makin lama satu orang menyaksikan Televisi tiap-tiap harinya, makin gede risiko kematian dikarenakan penyakit jantung, kanker, diabetes, pneumonia, penyakit liver, & penyakit parkinson. Di Bandingkan dgn mereka yg menyaksikan Televisi kurang dari satu jam per hri, risiko kematian mereka yg melihat Televisi minimal tiga hingga empat jam per hri merupakan 15 % lebih tinggi.

Sedangkan yg menyaksikan Televisi selagi lebih dari tujuh jam per hri mempunyai risiko kematian 47 % lebih tinggi. Bahkan, sesudah para peneliti mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti merokok, minum alkohol, asupan kalori berlebih, & masalah kesehatan yang lain, angka risiko kematian akibat penyakit yg dipicu oleh tingkah laku berlebihan melihat Televisi tak beralih.

"Meskipun kami menemukan bahwa olahraga tak sepenuhnya menghilangkan risiko yg terkait bersama melihat tv berkepanjangan, tetapi bagi mereka yg mau mengurangi saat melihat tv, dianjurkan utk menjalani acara olahraga yg rutin yang merupakan kegiatan pengganti," kata Keadle dalam rilisnya.

Temuan ini makin menambah kenyataan bahwa menghabiskan terlampaui tidak sedikit saat utk duduk yaitu ancaman serius bagi kesehatan.

Meskipun penelitian ini dilakukan di Amerika Serikat, tapi ancaman yg sama mampu berjalan kepada siapa saja tidak dengan memandang demografi atau wilayah dari mana Kamu berasal.


Keywords : Nikmati Waktu Santai Sambil Nonton TV Memang Asyik, Tapi Beresiko,