Beranda » Obat » Apakah Obat Maag Ada Efek Sampingnya?

Apakah Obat Maag Ada Efek Sampingnya?

Dilihat 507x | Tags Obat,

Apakah Obat Maag Ada Efek Sampingnya? Desember 2017

Apakah Kamu mempunyai penyakit maag? Pernahkan Kamu konsumsi obat-obatan buat meredakan sakit maag? Bila Kamu sempat konsumsi obat maag, apakah Kamu sempat mengalami keadaan tak nyaman sesudah meminum obat maag tersebut? Belakangan ini tidak sedikit sekali obat yg beredar buat mengatasi penyakit maag, mulai sejak dari yg paling murah hingga yg paling mahal sekalipun Obat Herbal Maag. Obat-obatan yg biasa dimanfaatkan buat mengatasi penyakit maag & dampak samping yg dapat ditimbulkan oleh obat-obatan tersebut yakni :

- Antasida

Antasida ialah yg paling gampang ditemukan & tidak sedikit dimakan oleh warga buat meredakan sakit maag. Tidak Cuma harganya yg murah, golongan ini pula bakal meredakan sakit maag dengan cara segera. Antasida yaitu tablet basa yg berfungsi buat menetralisasi asam lambung. ini bekerja dengan cara segera & akan serta-merta menghilangkan nyeri. Sekian Banyak tipe antasida mengandung alginate, fungsinya utk mencetak lapisan pelindung di dalam dinding lambung. Antasida mampu segera dimakan disaat muncul gejala atau waktu gejala dirasakan seringkali muncul, contohnya terhadap dikala tengah malam hri atau pula terhadap disaat serta-merta sesudah makan. Resiko samping dari obat ini merupakan diare, susah buang air gede, kembung, kram perut, & lemas.

- Obat penghambat reseptor histamin-2

Obat-obatan golongan ini berfungsi buat mengurangi produksi asam lambung. golongan ini yg lebih sering diperlukan yakni ranitidine, famotidine, & cimetidine. Resiko samping dari kategori ini ialah diare, sakit kepala, pusing, kemerahan kepada kulit, & lemas.

- Proton Pump Inhibitor (PPI)

Obat-obatan golongan ini bekerja secara menghambat kerja sel yg memproduksi asam lambung maka akan mengurangi kadar asam lambung & mencegah kerusakan lebih lanjut kepada dinding lambung. golongan PPI rata-rata diresepkan sewaktu 4-8 pekan. Tipe PPI yg paling tidak jarang diperlukan ialah omeprazole, pantoprazole, & lansoprazole. Resiko samping yg rata-rata dirasakan yaitu sakit kepala, diare, lemas, nyeri perut, sakit kepala, & kemerahan kepada kulit.

- Antibiotik

Kalau Kamu mempunyai gastritis kronis & ditemukan adanya infeksi Helicobacter pylori lewat sekian banyak sensor oleh dokter, Kamu rata rata dapat dianjurkan utk mengkonsumsi antibiotik tatkala 14 hri. Resiko samping dari antibiotik ini ialah rasa lemas terhadap badan, diare, & rasa metalik di mulut. Obat antibiotik tak boleh dihentikan dengan cara sepihak oleh pasien. Kalau muncul dampak samping tersebut, pasien diinginkan buat berkonsultasi ulang terhadap dokter.

Resiko samping obat maag di atas rata rata berjalan dengan cara sementara. Tapi, jikalau Kamu mengalami gejala yg ekstrem sesudah konsumsi tipe obat maag tersebut, sehingga Kamu mesti serentak mengambil diri Kamu ke dokter. Gejala ekstrem yg berbahaya di antaranya yakni susah bernapas, babak belur terhadap muka, bibir, atau tenggorokan, kemerahan di sekujur badan, mual & muntah hebat, diare hebat, juga buang air akbar berwarna kehitaman.


Keywords : Apakah Obat Maag Ada Efek Sampingnya?,